Notification

×
CLOSE ADS
CLOSE ADS

Munajat Reuni 212, Habib Rizieq Sholat Tahajjud Berjamaah di Masjid At-Tiin TMII

Jumat, Desember 02, 2022 | 09:26 WIB Last Updated 2022-12-02T02:26:36Z

CIREBON RAYA | JAKARTA — Acara Munajat Akbar dan Indonesia Bersholawat untuk keselamatan NKRI digelar di Masjid Agung At-Tiin, TMII, Jakarta Timur, pada Jum'at (2/12/2022) mulai pukul 03.00 WIB pagi.

Imam Besar Habib Rizieq Shihab hadir sekitar pukul 3 dinihari, dan kedatangan dzurriyah atau cucu Nabi Muhammad SAW itu disambut dengan penuh kegembiraan oleh para jamaah yang hadir dan kemudian pekikan kalimat Takbir menggema di Masjid At-Tiin. 

Kemudian Habib Rizieq sholat tahajjud berjamaah bersama para jamaah yang memadati Masjid At-Tiin. Ustadz Imam Romadhon yang menjadi imam.

Para Ulama, Habaib dan Tokoh yang hadir pada acara ini antara lain Ketua Umum DPP FPI Habib Muhammad bin Hussein Alatas, Ketua Umum DTN PA 212 KH Rd Abdul Qohar Al Qudsy, Ketua Umum GNPF Ulama Syech Yusuf Muhammad Martak dan lainnya.

Dalam konferensi pers sehari sebelumnya, Panitia Reuni 212 mengumumkan Munajat Akbar akan dimulai dengan menggelar sholat tahajjud berjamaah, muhasabah, sholat shubuh berjamaah, sholawat dan doa bersama untuk keselamatan NKRI. 

Ketua Panitia Reuni 212 KH Abdul Qohar Al Qudsy menyatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan keselamatan NKRI, dan akan ada penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi Cianjur.

Reuni 212 tidak dilaksanakan di Monumen Nasional atau Monas pada tahun ini. Penanggung Jawab Pelaksana Reuni 212 Syech Muhammad Yusuf Martak mengatakan alasan kegiatan pindah ke Masjid At-Tin di Jakarta Timur karena sesuai dengan tema tahun ini untuk berdoa bersama.

"Memang di Masjid At-Tin ini kami akan mengusung tema munajat akbar. Kami tidak hanya mengandalkan perjuangan, tapi kita juga mendukung perjuangan dengan doa," kata Yusuf dalam konferensi pers di Aula Masjid At-Tin, Rabu, 30 November 2022.

"Ini tidak berbentuk aksi, kami dalam bentuk bermunajat, yaitu berdoa mengetuk pintu langit agar doa kami dapat dikabulkan demi keselamatan saudara-saudara kami yang ada di Cianjur yang terkena musibah gempa dan demi keselamatan negara tercinta Republik Indonesia," ujarnya.