Notification

×

Inilah Sosok Pria Mengaku Nabi Dari Tegal, Ternyata Tukang Pijit

Kamis, Mei 26, 2022 | 15:52 WIB Last Updated 2022-05-26T08:52:12Z

CIREBONRAYA.CO.ID | TEGAL Warga Tegal menggeruduk pedagang Cilok yang mengaku nabi.

Hal tersebut setelah Hendra Sugianto (37), pria beralamat di jalan Pandanaran, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, mengkabarkan dirinya sebagai Nabi melalui pesan WA.

Kabar pengakuan dirinya disampaikan melalui medsos terbatas WhatsApp kepada banyak pihak secara intens, sehingga dianggap telah menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Mendapat informasi tersebut, petugas dari Polsek dan Koramil Tegal Timur bersama perwakilan MUI Kota Tegal mendatangi rumah pria mengaku nabi tersebut.

Kapolsek Tegal Timur Polres Tegal Kota, Kompol Suratman, SH didampingi Danramil Tegal Timur, Kapt Inf. Suswantoro membenarkan atas kegiatan rombongannya mendatangi kediaman Hendra Sugianto yang mengaku nabi.

"Malam ini kami melakukan pembinaan masyarakat bersama Danramil, KUA, tokoh agama dan kelurahan setempat dalam rangka memberikan pemahaman kepada Hendra yang sudah viral di media sosial. Alhamdulillah, malam ini sudah clear," ujar Kapolsek Tegal Timur, Suratman.

Menurutnya, setelah melalui penelusuran oleh anggotanya, pihak keamanan akhirnya mendatangi alamat Hendra untuk diberikan pembinaan dan pemahaman.

Perwakilan MUI Kota Tegal, Ustatdz Mukhidin menyebutkan, bahwa aliran pengajian yang selama 3 tahun diikutinya merupakan aliran yang sesat.

"Aliran pengajian yang Hendra Sugianto ikuti selama tiga tahun, jelas jelas sesat dan harus diberi pengarahan," terang Ustadz Mukhidin tanpa memerinci lebih detil aliran dan majelis apa yang diikuti pengaku Nabi asal Kota Tegal tersebut.

"Alhamdulillah, Hendra siap untuk keluar dari aliran sesat dan mau kembali ke jalan yang benar," tutur Mukhidin.

Sementara Danramil Tegal Timur Kodim 0712/Tegal, Kapten Inf. Suswantoro merasa bersyukur karena malam itu yang bersangkutan mau menyadari bahwa apa yang diyakini Hendra Sugianto mengaku sebagai nabi mau bertobat dan berikrar serta meminta maaf pada masyarakat untuk kembali ke ajaran yang semestinya.

"Ini suatu penyelesaian yang bagus. Setelah kejadian ini, masyarakat diharapkan tetap tenang dan serahkan pada yang berwajib atau kepolisian jangan sampai ada tindakan-tindakan yang menghakimi," kata Kuswantoro.

Sebelumnya, beberapa warga masyarakat lingkungan RT, sempat geram pada kelakuan lelaki penjual Batagor yang mengaku sebagai nabi tersebut. Sebab meski sudah berkali-kali warga mengingatkan, Hendra yang juga punya pelanggan untuk pijat atau urut, selalu mengirimkan pesan WA yang berisi nada pengakuan dirinya sebagai nabi.(Red)