Notification

×

Soal PT GEI, Yayasan DPC Buser Indonesia Akan Mengadukan Ke Diskrimsus Polda Jateng

Sabtu, Mei 06, 2023 | 02:46 WIB Last Updated 2023-05-05T19:49:56Z

CIREBON RAYA | BREBES Aktivitas proyek PT GEI (Gold Emperior Indonesia) terpaksa dihentikan sementara oleh dinas terkait. Hal tersebut lantaran di ketahui proyek yang berada di Desa Kemurang Wetan Brebes itu diduga belum memenuhi kelengkapan ijin.

Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes melalui Dinas terkait bahkan sudah melayangkan surat peringatan pemberhentian sementara sebagai bentuk penegakan peraturan daerah (Perda).

Sejumlah aktivis bahkan mendukung Pemda Brebes dalam penegakan perda. Sayangnya langkah yang dilakukan Pemda tidak diindahkan. 

Seperti disampaikan ketua yayasan DPC Buser Indonesia, Oping Maryono, kepada awak media hari ini.

"Kami atas nama masyarakat Brebes sangat menyayangkan pihak PT GEI tidak mengindahkan, bahkan membandel dari apa yang telah pemda Brebes lakukan, Mestinya dengan telah dilayangkanya surat peringatan dari Dinas terkait, Pihak GEI harus total mengindahkan dengan memberhentikan sementara aktivitasnya hingga ijin terpenuhi, namun diketahui kemarin pada Kamis 4 April2023 saat kami cek lapangan ternyata masih saja ada aktivitas, berarti ini jelas mengabaikan surat dari pemda, dan ini tidak bisa dibiarkan," kata Oping.


Oping yang diketahui sebelumnya ikut mendukung tegakan perda menghimbau kepada Pemda Brebes untuk berani menutup proyek yang membandel, salah satunya aktivitas proyek PT GEI yang berada di Desa Kemurang Wetan. Bahkan pihaknya akan ikut mengadukan ke Diskrimsus Polda Jateng lantaran penataan lahan tersebut diduga telah mengarah ke perbuatan melawan hukum.

"Ada dugaan perbuatan melanggar hukum, dimana selain kelengkapan ijin PBG dan Amdal belum terpenuhi, pengambilan penimbunan galian juga diduga belum berijin, maka kami besok akan mengadukan ke Diskrimsus Polda Jateng," beber oping  

"Apa diduga adanya yang membackup sehingga berani melakukan itu," tanyanya.

Sementara Kasatpol PP Kabupaten Brebes, Supriyadi saat dikonfirmasi melalui telpon selular mengaku baru mengetahui masih adanya aktivitas PT GEI.

"Maaf kami belum dapat info dan belum cek kelapangan," terangnya. (RN)