Notification

×

Demam Piala Dunia 2026 Mulai Melanda Bali, Bendera Inggris dan Belanda Paling Diburu

Jumat, Juni 12, 2026 | 11:07 WIB Last Updated 2026-06-12T04:07:47Z

CIREBON RAYA | BALI — Seminggu sebelum upacara pembukaan Piala Dunia, pada hari Kamis (11 Juni), para penjual bendera dari berbagai negara terlihat di jalan-jalan pusat kota. Seperti yang dilaporkan, Piala Dunia akan diadakan di tiga negara.

Tiga kota tuan rumah adalah Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Upacara pembukaan Piala Dunia 2026 akan diadakan selama dua hari, 11-12 Juni, atau Jumat (12 Juni) dan Sabtu (13 Juni) waktu Indonesia.

FIFA telah menunjuk Meksiko sebagai tuan rumah, dengan upacara pembukaan pertama berlangsung pada 11 Juni waktu setempat, atau Jumat pagi (12 Juni) waktu Indonesia.

Hal ini bertepatan dengan perluasan Piala Dunia tahun ini, yang untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 tim.

Euforia ini dirasakan di seluruh dunia, di mana fanatisme terhadap negara-negara peserta diwujudkan dalam pengibaran bendera mereka.

Seorang penjual bendera di Jalan Supratman mengatakan bahwa mereka menjual bendera negara-negara peserta hampir setiap kali ada Piala Eropa atau Piala Dunia.

"Semua bendera dibeli dari Jawa dan dijual kembali di sini. Yang kecil dijual seharga 100.000 rupiah dan yang besar seharga 120.000 rupiah," jelas Budiman, dari Jawa Timur.

Ia juga mengakui bahwa ia tidak berjualan sendirian, tetapi dalam kelompok yang tersebar di beberapa lokasi di Denpasar dan Badung, Bali. Ia juga menyebutkan bahwa ia tidak menjual semua bendera negara peserta.

"Saya hanya menjual yang permintaannya tinggi, seperti bendera Inggris dan Belanda, yang saat ini penjualannya sangat bagus," akunya. (Aro/Made)